Senin, 29 Desember 2014

Januari, "NgingukSolo" Diagendakan Selesai Produksi



    Solo, KentinganNews - Bagi Anda yang sudah menunggu-nunggu hadirnya film "NgingukSolo" kini rasa penasaran Anda akan segera terpuaskan. Pasalnya, berdasarkan pengakuan Director of Photography film ini, Amriza Naufal, atau yang akrab disapa dengan panggilan Zaza, pada Januari 2015 mendatang film ini diagendakan akan selesai digarap. 

   "Sekarang tinggal tahap post-pro, kurang lebihnya tinggal 10 persen saja ke tahap penyelesaian. Doa kan ya semoga Januari mendatang kami bisa menyelesaikannya," ungkapnya saat ditemui di sela-sela kesibukannya pada Senin (29/12/14) kemarin di studionya.

     Film "Nginguk Solo" merupakan sebuah proyek sosial yang sengaja dijalankan oleh Zaza dan kawan-kawannya. Mereka secara khusus mempersembahkan karya tersebut bagi kota yang sangat mereka cintai, yakni kota Solo. "Sebagai anak muda, kami sadar bahwa kota ini sudah memberikan banyak kebaikan bagi kami. Dan kini saatnya kami memberikan sesuatu untuk kota ini dengan cara kami, yakni melalui sebuah film," jelasnya dengan penuh semangat.

    Mahasiswa S1 Transfer Ilmu Komunikasi FISIP UNS ini menilai bahwa film merupakan salah satu media penyampaian pesan yang cukup diminati oleh banyak kalangan. Pemahaman ini pun seiring dengan harapan para pemuda penuh talenta ini untuk meraih kesuksesan dalam film ini kelak. Bahkan debutnya diharapkan dapat melebihi film "Mbok Mase Laweyan" yang sempat mereka produksi dan memperoleh gelar runner up di ajang Lomba Visualisasi Sejarah dan Nilai Budaya yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan dan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mereka raih Agustus 2014 yang lalu di Bali.

     "Kota ini sangat luar biasa, dari berbagai aspeknya. Dan di film ini nanti kami bercita-cita untuk memperlihatkan berbagai kemegahan yang ada di kota ini. Bahkan pada hal-hal yang belum banyak terungkap. Agar semakin banyak orang mengenal dengan baik seperti apa kota Solo sejatinya, " ungkap Zaza.

    Proses penggarapan film yang penuh dinamika serta derasnya uluran tangan untuk membantu terselesaikannya produksi karya sosial ini pun diakui Zaza semakin membuat dirinya dan tim produksi yakin untuk menyelesaikan film ini. "Kendala pasti ada dan ini bukan hambatan. Dan yang harus kita jaga adalah semangat untuk tetap berada pada tujuan awal film ini diproduksi. Sebagai tanggungjawab atas solidaritas yang telah mewujud dalam proses penggarapannya selama ini," pungkas Zaza.

     Semoga niat baik mereka dapat segera terealisasi. Kita tunggu. (Cynthia)

0 komentar:

Posting Komentar